30 Jun 2026, Sel

Kemendikbudristek DEMA UIN Saizu Adakan Kuliah Umum sebagai Ruang Reflektif Mahasiswa

Kemendikbudristek Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menyelenggarakan Kuliah Umum (Stadium General) dengan tajuk “Epistemologi Politik Mahasiswa: Menjadi Agen Perubahan, Mikrokosmos Sistem Negara, atau Reproduksi Pola Lama” bertempat di Kampus 2 UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri yang berada di Kecamatan Padamara, Purbalingga, Jawa Tengah.
Ketua Pelaksana Kuliah Umum, Ramadhan Azkiya Salim, menerangkan bahwa diadakannya Kuliah Umum ialah untuk mewadahi mahasiswa dalam berekspresi tentang keaneka-ragaman dinamika politik kampus sekaligus bagaimana langkah strategis mahasiswa dalam menyikapi dengan penyampaian yang sehat dan terbuka.  

Dalam agenda tersebut, menghadirkan Bayu Suta Wardianto, M.Pd dan Ahmad Sabiq, M.A sebagai pemantik kuliah, dihadiri oleh berbagai elemen mahasiswa, terkhusus mahasiswa UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri.

Bahasan pada kegiatan dedikatif ini ialah mengenai  dinamika politik kampus dan pencarian langkah baik sekaligus benar seorang mahasiswa dalam konteks sosial-politik lokal-nasional, analisis potensi risiko reproduksi pola kekuasaan lama dalam gerakan mahasiswa.

Kemendikbudristek DEMA UIN Saizu menyatakan bahwa kegiatan ini tidaklah sekadar tentang kuliah umum (stadium general) yang bertajuk tanya-jawab seusai pematerian berlangsung namun diadakan juga ruang interaktif sekaligus reflektif untuk seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Bayu Suta Wardianto, M.Pd. dan Ahmad Sabiq, M.A. melakukan diskusi interaktif bersama mahasiswa pada Jumat, 16 Mei 2025 sore hari di Kampus 2 UIN Saizu yang bertempat di Purbalingga.

” Sebuah perubahan, ialah dibutuhkan dasar atau yang menjadi sebab dan alasan mengapa perubahan (revolusi) harus dilakukan. Tidak adanya dasar, perubahan pada akhirnya tidaklah mencapai tujuan. Romantika, Dinamika, Dialektika, (RODINDA) menjadi salah satu dasar mengapa perubahan ada dan kemudian tercipta ” ungkap Bayu Surta Wardianto M.Pd.

Kemudian berlanjut oleh Ahmad Sabiq, M.A yang menyampaikan ;

“ Kritik Keras kepada sistem kebijakan negara, tidaklah berlaku lagi Ketika mahasiswa mulai menjalankan sistem mikrokosmos negara, Hal ini ditandai dengan banyaknya organisasi intra-kampus maupun ekstra-kampus yang berfungsi seperti parpol mini. Perebutan kekuasaan penuh intrik, transaksi dan blok identitas. Mahasiswa yang tadinya menentang elite politik, kini meniru gaya elite, lengkap sudah dengan praktik kooptasi dan oligarki”

Melalui kegiatan ini, Kemendikbudristek DEMA UIN Saizu berharap mahasiswa dapat memahami dan melaksanakan terlebih dulu apa yang seharusnya disadarkan, melestarikan budaya dialog, diskusi yang sehat dan terbuka sekaligus tindak lanjut yang baik. 

By DEMA UIN SAIZU Purwokerto

Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto adalah lembaga eksekutif mahasiswa tingkat universitas yang berperan sebagai wadah aspirasi, penggerak perubahan, serta fasilitator bagi seluruh mahasiswa UIN SAIZU dalam mengembangkan potensi akademik, spiritual, dan sosial kemasyarakatan. DEMA UIN SAIZU menjalankan fungsi koordinasi, advokasi, dan pengembangan minat-bakat mahasiswa lintas fakultas. Dengan semangat kolaborasi, inklusivitas, dan profesionalitas, DEMA hadir sebagai representasi mahasiswa yang siap mewujudkan kampus yang kritis, progresif, dan berdaya saing global. Melalui program kerja yang inovatif, DEMA UIN SAIZU aktif menjalin sinergi dengan berbagai organisasi internal dan eksternal kampus, komunitas, serta instansi pemerintah maupun swasta. Tujuannya adalah menciptakan ruang dialog, pemberdayaan, dan kontribusi nyata mahasiswa dalam menjawab tantangan zaman serta membangun peradaban yang berkeadaban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *